Sunday, February 28, 2010

Don't ask, don't tell policy

Akhir-akhir ini, karena kepaksa, aku jadi sering nonton berita berbahasa inggris. Kebetulan di berita yang lagi gencar & anget-anget tai ayamnya diberitain, sering keluar kata-kata "Don't ask, don't tell policy", yang aku nggak ngerti banget dan penasaran apa maksudnya. Yang jelas kan bukan "jangan tanya, & jangan kasih tau pak polisi" kan?
Beberapa hari kemudian, aku ngalamin kejadian enggak enak akibat harus ngadepin prosedur birokrasi dan administrasi yang sebenernya untuk tujuan sepele. Aku pikir, tanpa melalui prosedur birokrasi dan administrasi yang berbelit-belit itu, hal yang aku pengenin bisa langsung didapet dengan gampang. Tapi, karena banyaknya ini-itu seperti instansi-instansi baik swasta maupun pemerintah yang masih belum terkoordinir, makannya prosedur itu justru malah bikin tambah ribet.
Dari situlah aku kepikiran bahwa arti dari "Don't ask, don't tell policy" adalah "kebijakan berbuat tanpa bertanya dan memberitahu orang lain terlebih dulu" (tapi, setelah diliat di wikipedia, artinya kok malah lebih terbatas khusus untuk kalangan militer amerika sih!)
Anyway, aku ngambil kesimpulan, dengan istilah yang didefinisiin sendiri. Kalo kita ngadepin prosedur birokrasi untuk hal sepele yang sebenernya nggak penting dan nggak perlu kita lalui, dan nggak bakal nimbulin masalah kalo nggak kita jalanin, dan di lain pihak kalo kita ngejalanin prosedur birokrasi itu malah jadi ribet dan nimbulin banyak masalah, mungkin ada baiknya kalo kita mulai memikirkan untuk menggunakan kebijakan "Don't ask, don't tell policy"...

No comments:

Post a Comment